MEMBANGUN PROGRAM LOYALITAS PELANGGAN: 7 TIPS PROGRAM LOYALITAS YANG DAPAT ANDA COBA

Pernahkan anda mendengar pertanyaan sederhana, seperti “berapa limit kartu kredit mu?”, “berapa point garuda miles mu”?, suka belanja di Shoppe, enggak? Shoppe pointmu berapa? dan masih banyak lagi. Meski hanya bertanya, sebenarnya dalam hati, sahabat atau mungkin anda sedang membandingkan status yang dimiliki.

Status yang dimaksud adalah soal keanggotaan sebagai konsumen. Semakin tinggi kelasnya, maka semakin besar kebanggaan yang mereka peroleh. Terlepas mereka sadari atau tidak. Dan mereka, rela mengeluarkan tenaga ekstra untuk meraih status itu.

Photo by mentatdgt from Pexels

Jika, perusahaan anda memiliki konsumen seperti itu, maka bersyukurlah. Karena mereka berpeluang menjadi konsumen loyal anda. Namun, tentu dibutuhkan tenaga ekstra untuk menjaga konsumen-konsumen tersebut. Untuk itu, anda perlu membuat program loyalitas pelanggan.

Program ini diberikan oleh perusahaan kepada pelanggan loyal mereka. Dengan memberikan sedikit penghargaan kepada mereka, maka pelanggan anda akan merasa dihargai sehingga mereka semakin loyal dengan merek anda. Dan, bisa saja mereka akan menjadi advocate serta merekomendasikan produk anda kepada lingkaran pertemanan mereka.

Baca Juga: Melihat Lebih Dekat Strategi Sepeda Lipat Brompton

Mengapa ini perlu dilakukan? Data terbaru dari Invesp, situs optimisasi dan konversi pelanggan asal USA menyimpulkan bahwa, ongkos untuk mendapatkan konsumen baru jauh lebih besar 5 (lima) kali lipat dibandingkan meretensi konsumen yang sudah ada.

Padahal success rate menjual kepada konsumen yang sudah ada mencapai 60% – 70%. Bandingkan dengan konsumen baru, yang mana success rate hanya berada di angka 5% – 20%. Namun sayangnya, perusahaan di Indonesia lebih fokus pada strategi mengakuisisi pelanggan baru daripada mendorong pelanggan lama untuk melakukan retensi pembelian.

Perusahaan yang sedikit sadar dengan hal ini, biasanya memilih jalan untuk “menghujani” konsumen dengan berbagai kartu loyalitas. Jika tak percaya, silahkan buka dompet anda dan cek ada berapa kartu loyalitas yang anda miliki.

Meski banyak perusahaan yang sadar akan hal ini, namun masih banyak pula yang belum serius merancang program loyalitas pelanggan. Banyak perusahaan membuat program loyalitas pelanggan seadanya dengan tujuan seadanya. Banyak program loyalitas pelanggan yang dirancang tidak memberikan benefit yang dibutuhkan oleh pelanggan anda. Sehingga pelanggan anda tidak tertarik sama sekali mengikuti program yang anda rancang.

Baca Juga: Mengenal Jenis-Jenis Website Bisnis dan Manfaatnya

Photo by Blake Wisz on Unsplash

Hadirkan program loyalitas pelanggan secara konsisten. Jangan membuat program loyalitas yang “layu sebelum berkembang”. Sebab hal tersebut akan membuat pelanggan sebal dengan merek saudara. Chaakra Consulting, setidaknya merangkum 7 (tujuh) program loyalitas konsumen yang terbukti mampu meningkatkan loyalitas pelanggan. Apa saja itu ?

  1. Cashback : Secara psikologis konsumen sangat suka dengan cashback. Biasanya bentuk penawaran tersebut diberikan dalam persentase dengan memenuhi syarat pembelian tertentu yang sudah ditentukan oleh pemberi cashback. Cashback yang paling efektif dilakukan dalam bentuk deposit pembayaran elektronik. Tujuannya adalah, pelanggan bisa melakukan pembelian kembali dengan deposit tersebut.

  2. Discount : Program ini terdengar biasa. Semua orang tentu sudah mengetahuinya. Namun cara ini masih sangat efektif untuk menarik konsumen datang membeli produk anda.

  3. Membership : Dengan sistem keanggotaan, pelanggan setia anda akan mendapatkan keuntungan berupa promo diskon, cashback atau harga khusus dengan syarat tertentu untuk setiap pembelian tertentu. Keuntungan dari sistem ini adalah, perusahaan dapat memperoleh data konsumen sehingga anda dapat mengetahui perilaku pelanggan anda.

  4. Point & Rewards : Pada dasarnya, konsep ini untuk mengikat pelanggan anda dalam jangka waktu lama. Setiap kali melakukan transaksi, maka pelanggan akan diberikan sejumlah point yang nantinya bisa ditukarkan dengan beragam reward yang ada. Tujuan akhir dari program ini adalah mendorong pelanggan anda melakukan transaksi demi transaksi dengan nilai yang lebih besar atau frekuensi yang lebih rutin.

  5. Privilege Program : Ketika pelanggan dianggap spesial, maka secara sukarela ia akan melibatkan dirinya kedalam merek anda. Pada program ini, anda bisa mendahulukan pelanggan loyal anda, memberikan pelayanan khusus dan berbagai benefit

  6.  Purchase with Purchase : Program ini merangsang pelanggan untuk melakukan pembelian produk lain dengan iming-iming bisa mendapat harga yang lebih murah dari harga sebenarnya. Biasanya, pelanggan anda akan mendapatkan voucher potongan harga untuk digunakan dalam jangka waktu tertentu.

  7. Tier Program : Bagi beberapa tipe pelanggan, lebih suka diberikan sebuah layanan ekslusif. Layanan eksklusif juga menandakan kelas dan status sosial. Cara menjalankan program ini adalah : sahabat cukup membangi pelanggan anda dalam beberapa kelas. Misalnya, bronze, silver, gold dan platinum.Yang perlu diingat, layanan yang diberikan antar kelas harus benar-benar berbeda ya.

Baca Juga: Menghilangkan Sifat Overthinking

Selain desain program, hal lain yang perlu diperhatikan dan tak kalah penting adalah komunikasikan program loyalitas pelanggan anda sebaik-baiknya. Jadikan program loyalitas anda layaknya sebuah merek. Buatlah berbagai kampanye, sehingga para pelanggan anda penasaran dengan program loyalitas anda. Jika anda kesulitan terkait hal tersebut, atau bingung dalam melakukan desain program loyalitas konsumen. Jangan ragu untuk menghubungi kami Chaakra Consulting.

Jadi bagaimana pengalaman program loyalitas pelanggan ditempatmu ?

Leave Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll Up