KEAMANAN DATA DI INTERNET

  • by chaakra
  • 19 October 2020

Menurut ForcePoint (2020), keamanan data atau data security adalah sebuah prosedur dengan dukungan dari regulasi dan teknologi untuk melindungi data dari perusakan data, modifikasi data, serta penyebaran data baik yang disengaja maupun tidak. Selain itu, Technopedia (2017) juga memiliki pendapat yang kurang lebih sama dengan ForcePoint tentang data security. Intinya, data security merupakan perlindungan terhadap data digital yang bersifat privat untuk mencegah akses yang tidak diinginkan terhadap komputer, database, maupun website.

            Dengan berkembangnya teknologi pada saat ini, kita harus sangat berhati-hati dalam menggunakan aplikasi, apalagi saat ini hampir semua aplikasi terhubung dengan internet. Hal ini memudahkan para penjahat dunia maya lebih mudah untuk mengakses data kita. Selain banyaknya aplikasi yang terhubung dengan internet, perkembangan arsitektur computer yang sangat cepat, pemakai yang semakin melek teknologi juga mempunyai potensi untuk bocornya data-data kita.

            Data yang harus kita proteksi dengan keamanan lebih salah satunya adalah data diri yang berada pada KTP, seperti NIK, alamat dll. Mengapa hal itu sangat penting? Mengingat akhir-akhir ini marak terjadinya penipuan pinjaman online, yang mana data diri dari kita sudah bocor dan disalah gunakan oleh orang yang tidak bertanggung jawab untuk menggunakan data-data kita.

Baca Juga: Membangun Kebiasaan Kerja untuk Mendongkrak Karir

Berikut ini adalah beberapa dampak buruk dari tersebarnya data pribadi di internet ke pihak yang tidak bertanggungjawab:

  1. Pihak tidak bertanggungjawab bisa berpura-pura menjadi kita dengan menggunakan data pribadi kita

Contoh umum yang bisa terjadi adalah data yang berkaitan dengan identitas diri maupun identitas perusahaan yang kalau sampai tersebar luas, informasi tersebut dapat digunakan untuk sign up atau login ke berbagai situs. Salah satu dampak pihak ketiga tersebut login ke dalm situs tertentu adalah terjadinya kejahatan dunia maya seperti penipuan pajak.

  1. Data senstif yang berhubungan dengan data finansial

Penjahat online dapat mengambil informasi perbankan Anda dan melakukan penarikan, pembelian, dan transfer tanpa izin. Meskipun umumnya situs yang berhubungan dengan keuangan dienkripsi, anda tetap wajib memastikan bahwa data tersebut aman.

Guna meminimalisir kejadian yang tidak diharapkan, pengguna perlu menjaga data pribadinya agar dapat melindungi dari kejahatan dunia digital ada beberapa cara untuk menjaga kemanan data kita dari kejahatan dunia maya


Menjaga keamanan data di social media

  1. Pastikan computer atau gadget yang kita pakai untuk bersosial media adalah aman baik dari virus ataupun spyware dengan menggunakan antivirus, firewall dan selalu mengupdate aplikasi dan operating system yang digunakan.
  2. Berhati-hati ketika mengklik link. Jika link tersebut mencurigakan, atau terlihat menggoda jangan di klik. Bahkan jika link tersebut dikirim oleh keluarga atau teman dekat kita, karena bias saja sosial media keluarga dan teman kita tersebut sudah “dibajak” untuk menyebarkan malware
  3. Ketik alamat sosial media kita secara langsung di browser, dari pada langsung melalui link dari email atau website lain. Mungkin saja kita memasukkan username dan password ke dalam website palsu yang ingin mencuri data pribadi kita. Jika menggunakan gadget, pastikan menggunakan aplikasi resmi yang dikeluarkan oleh penyedia layanan sosial media.
  4. Berhati-hati menginstall aplikasi pihak ketiga di sosial media seperti game atau mengikuti kuis-kuis di media social karena tidak ada review terhadap aplikasi-aplikasi tersebut sehingga bias saja aplikasi tersebut mengandung malware yang melakukan posting tanpa seizing kita bahkan juga mencuri data-data pribadi. Hanya menginstall dari pihak yang terpercaya, jika sudah tidak dipakai maka harus segera dihapus dari sosial media kita.
Baca Juga: Yuk Kita Buka Rahasia Tik Tok Menjadi Perusahaan Global

Menjaga keamanan data di Marketplace atau data finansial

  1. Gunakan password yang unik dan kuat. Jangan gunakan password yang sama untuk semua media social kita, serta jangan gunakan username dan password untuk mengakses akun pekerjaan kita. Password yang unik dan kuat menggunakan kombinasi antara angka, karakter, dan huruf kapital
  2. Membaca Syarat dan ketentuan aplikasi juga sangat penting untuk menjaga keamanan, kebanyakan dari kita tidak membaca ketentuan dan syarat dari aplikasi tersebut, padahal dari syarat dan ketentuan tersebut terdapat pemberitahuan jika data akan digunakan oleh pihak ketiga

Lantas bagaimana cara mengetahui apakah data kita bocor atau tidak? Cukup mudah untuk melihatnya, yaitu dengan mengunjungi salah satu situs web yang berguna untuk mengetahui apa data kita bocor atau tidak. Salah satu web tersebut adalah www.monitor.firefox.com kemudian masukkan emailnya, setelah klik tombol “periksa sekarang” akan muncul data yang telah bocor dan di website mana aja bocornya.

Untuk mengatasi jika ada kebocoran data, segera lakukan tindakan dengan cara merubah password yang lama dengan yang baru atau bisa memanfaatkan fitur dari gmail. Yaitu dengan cara klik “kelola akun gmail anda”, kemudian cari dan klik “kelola akses pihak ketiga” disini bisa menghapus akses dari website mana yang datanya bocor.


Ditulis oleh Habibie, Staf Programmer Chaakra Consulting

Leave a comment