4 (EMPAT) HAL YANG PERLU DIPERTIMBANGKAN SEBELUM MENERAPKAN BIG DATA PADA PERUSAHAAN ANDA
  • by chaakra
  • 30 November 2020

Penyedia layanan SDM khusus di bidang sains Seed Scientific memprediksi 463 miliar gigabyte data akan diproduksi di seluruh dunia setiap hari. Ledakan data inilah yang memicu pemanfaatan analitik big data.

Di balik ramainya diskusi tentang teknologi ini, pandemi COVID-19 juga disebut jadi salah satu faktor yang mendorong perkembangan analitik big data di Indonesia pada 2020. Misalnya, di ranah pemerintahan, pemanfaatannya berpotensi membantu dalam hal memantau kondisi pembatasan fisik serta riwayat pergerakan orang-orang yang positif terinfeksi COVID-19.

Sementara di ranah bisnis, pemanfaatan analitik big data bisa membantu perusahaan untuk mengimplementasikan manajemen risiko, memahami pelanggan dengan lebih baik, personalisasi pemasaran, mengidentifikasi tren, hingga mengelola sumber daya manusia.

Baca Juga: Membangun Kebiasaan Kerja untuk Mendongkrak Karir

Photo by fauxels from Pexels

Pertimbangan memilih solusi big data

Mengadopsi analitik big data bukanlah hal mudah. Perusahaan akan membutuhkan upaya dan biaya yang tak kalah besar. 

Ada banyak tool analitik big data yang menawarkan kemampuan pengolahan. Namun, agar tidak gegabah mengikuti tren, perusahaan sebaiknya mempertimbangkan hal-hal berikut secara bijak:

  • Tujuan bisnis

Perusahaan perlu mengidentifikasi tujuan bisnis dan apakah analitik big data akan membantu mengoptimalkan usaha. Selanjutnya, perusahaan perlu menguraikan tujuan bisnis dan memetakan kategori apa yang bisa diukur dengan bantuan analitik big data

Baca Juga: Keamanan Data di Internet

  • Visualisasi data

Bagi banyak orang, visualisasi data bisa jadi hal yang sangat krusial. Visualisasi membantu perusahaan dalam memahami data, sehingga memiliki peluang lebih besar untuk mengidentifikasi insight bisnis baru. 

  • Kecepatan processing dan deployment

Semakin cepat suatu tool melakukan pengolahan data, semakin cepat pula perusahaan mendapatkan insight yang dibutuhkan.

  • Agility dan scalability

Karena perusahaan memerlukan bantuan analitik big data sebagai solusi jangka panjang, pertimbangan ini sangat diperlukan untuk menyesuaikan kebutuhan bisnis di masa depan. Misalnya, layanan yang menawarkan fleksibilitas dan opsi pembayaran sesuai pemakaian, tentu akan lebih optimal bagi perusahaan yang baru memulai adopsi big data.

Baca Juga: Anda Baru Memulai Bisnis? Ini Alasan Anda Harus Memiliki Tabungan Bisnis


Ditulis oleh Gigih Prihantono, Senior Consultant dalam Chaakra Consulting

analisis data big data bisnis bisnis berbasis data data analisis keputusan bisnis

Leave a comment