ATUR ENERGI KITA, BUKAN WAKTU KITA
  • by chaakra
  • 29 January 2021

Seringkali saat menghadapi banyaknya tugas kerja maupun tekanan dan tuntutan di tempat kerja, kita meresponnya dengan bekerja lebih lama untuk menyelesaikan semua pekerjaan tersebut. Hal tersebut pun dibuktikan dalam sebuah penelitian yang dilakukan oleh institusi National Bureau of Economic Research.

Photo by Carl Newton on Unsplash

Hasil penelitian yang dilakukan oleh National Bureau of Economic Research menunjukkan bahwa akibat WFH di pandemi, terdapat peningkatan jumlah rapat yang dilakukan sebanyak 12,9%. Tidak hanya itu, jumlah waktu kerja pun menjadi hampir 1 jam lebih lama.

Waktu hanya memiliki 24 jam sementara energi adalah sumber daya yang tidak terbatas

Tidak bisa dipungkiri bahwa waktu hanyalah 24 jam, sehingga meskipun kita terus bekerja lebih lama namun tetap saja kita bisa merasa “kehabisan waktu” atau tidak memiliki waktu yang cukup untuk menyelesaikan semua pekerjaan.

Selain itu, manusia bukanlah komputer yang bisa bekerja secara terus menerus dengan kecepatan yang sama. Manusia bekerja secara alami, beritme dan membutuhkan keseimbangan antara menghabiskan dan mengisi ulang energi.

Baca juga : Keamanan Data di Internet

Analogi nya adalah manusia seperti mangkok. Setiap hari kita mengisi mangkok dengan “air” yang disebut energi lalu membuang “air” tersebut untuk menghasilkan sesuatu, yaitu tindakan. Ketika mangkok tersebut habis, kita bisa mengisi ulang air ke dalam mangkok tersebut. Inilah yang disebut dengan keseimbangan antara menghabiskan dan mengisi ulang energi. Oleh sebab itu untuk dapat menyelesaikan pekerjaan, kita perlu mengatur energi kita agar dapat menyelesaikan semua pekerjaan dan tuntutan pekerjaan dalam kurung waktu yang telah ditentukan.

4 Sumber energi manusia

Secara umum kita memiliki 4 sumber energi, yaitu Kesehatan fisik, energi dari emosional, kekuatan mental, dan spiritual.

  1. Kesehatan Fisik: Energi berupa bahan bakar yang didapatkan dari makanan dan waktu istirahat.
  2. Energi emosional: Energi berupa emosi positif seperti semangat yang mendorong untuk bertindak
  3. Kekuatan mental: Kapasitas mental adalah hal yg digunakan untuk mengorganisasikan hidup dan fokus seseorang dalam melakukan sesuatu.
  4. Energi dari spiritual: Suatu prinsip, nilai atau pegangan hidup yang bisa berupa prinsip agama, nilai hidup, atau tujuan hidup dan sebagainya yang menjadi kekuatan untuk terus tekun dalam mengerjakan sesuatu tanpa menyerah.

Baca juga : Menghilangkan Sifat Overthinking

Tips mengatur energi Anda

Setelah mengetahui sumber-sumber yang bisa menjadi energi untuk beraktivitas, berikut ini adalah beberapa tips dari kami:

  1. Kembalikan energi fisik Anda dengan makan makanan yang bergizi, berolahraga dengan teratur, serta beristirahatlah dengan cukup.
  2. Pahami emosi Anda dengan baik, mulai dari emosi negatif dan positifnya. Sehingga Anda dapat menangkal emosi negatif menyebar kemana-mana ataupun memberikan dampak buruk pada Anda. Selain itu, Anda juga dapat menaikkan emosi positif yang membuat Anda menjadi bersemangat, seperti menelpon orang terdekat beberapa menit.
  3. Refleksikan keseharian Anda, lakukan praktek mindfulness agar dapat menyeimbangkan emosi Anda sehingga menjadi lebih produktif lagi. Cek insight kami di sosial media à link IG
  4. Fokus dalam menyelesaikan satu pekerjaan dulu sebelum menyelesaikan yang lainnya, hindari melakukan multitask.
  5. Hindari kegiatan yang bisa mengalihkan perhatian Anda, seperti mematikan HP Anda selama bekerja.

Itulah beberapa tips yang bisa Anda lakukan agar dapat mengelola energi Anda sehingga dapat menjadi lebih produktif dalam bekerja. Nyalakan notifikasi Anda agar terus update dengan insight kami di website ini maupun di sosial media kami.

Salam, Chaakra

Leave a comment